Polisi Surabaya Amankan Ibu Tiri yang Aniaya Anak Gara-gara HP

Dapatkan Bonus 10% Setiap Anda Melakukan Deposit, Bonus Ajak Teman 5%, Bonus Cashback 5% Setiap Minggunya Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Mudah, Hanya di 828bet Agen Judi Terpercaya Sejak 2008

Polisi Surabaya Amankan Ibu Tiri yang Aniaya Anak Gara-gara HP – Seseorang ibu di Surabaya kerjakan penganiayaan terhadap anak tirinya cuma lantaran permasalahan remeh. Si anak gak pengen diperintah isi kembali handphone punya si ibu tiri.

Wanita berinisal SNSR (35) asal Temanggung, Surabaya ini tega menganiaya anak tirinya yang baru berusia 11 tahun sampai alami luka memar di punggungnya.

Terasa iba, budhe dari anak itu memberikan laporan peristiwa ini pada pihak berwajib, Minggu (26/8) waktu lalu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Antonius Agus Rahmanto menuturkan apabila pihaknya terima laporan ada tindak kekerasan pada anak dibawah usia.

” Sewaktu kami memperoleh laporan, kami visumkan ke dokter. Hasil dari visum ada dua luka memar di punggung korban. Seterusnya kami mengamankan terduga, ” kata Antonius terhadap wartawan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (7/9/2018).

Dari pernyataan terduga, anak tirinya tak ingin diperintah buat isi kembali handphone-nya. Lantaran berang, bocah itu didorong oleh ibunya sampai punggungnya terbentur pelipis meja sampai alami luka memar.

Akan tetapi menurut Agus, terduga beralasan kerjakan kekerasan buat mendidik anak tirinya.

” Dari pernyataan pemeran kekerasan ini dilaksanakan buat mendidik. Namun dari pernyataan pemeran kekerasan ini dilaksanakan terhadap semua anaknya. Kita dapat selidiki ini serta dalami beberapa kerap kerjakan kekerasan ini. Lantaran waktu ini korban tetap trauma serta ketakutan serta minta mau pulang, ” papar Agus.

Sayangnya, ini bukan pertama-tama si ibu tiri kerjakan penganiayaan pada bocah wanita itu. Bahkan juga tetangga korban mengakui kerap dengar tangisan bocah itu waktu dianiaya oleh ibu tirinya.

Agus juga mengatakan, terduga didapati tinggal berbarengan korban serta dua anak kandungnya sudah lama, sedang papa korban tak tinggal berbarengan mereka lantaran bekerja diluar kota.

” Buat papa korban, waktu peristiwa tak ada dalam rumah serta tetap bekerja di Kalimantan, ” tutur Agus.

Oleh polisi, bocah ini pada akhirnya dipindahkan ke rumah budhenya. Buat memulihkan trauma si anak, pihak kepolisian juga bekerja sama-sama dengan Dinas BP5A Kota Surabaya buat menemani korban.

Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Dari Kami, Silahkan Hubungi Langsung Costumer Service Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop, Atau Anda Bisa Langsung Mengisi Data Diri Anda di Form Pendaftaran Dibawah Ini.