KPK Memandang Aneh Atas Putusan MA

Dapatkan Bonus 10% Setiap Anda Melakukan Deposit, Bonus Ajak Teman 5%, Bonus Cashback 5% Setiap Minggunya Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Mudah, Hanya di 828bet Agen Judi Terpercaya Sejak 2008

KPK Memandang Aneh Atas Putusan MA – Keputusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yg membebaskan terdakwa sangkaan korupsi penerbitan surat info lunas (SKL) BLBI Syafruddin Arsyad Temenggung dipandang aneh oleh KPK. Namun KPK masih menghargai keputusan pada bekas Ketua Tubuh Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) itu.

“Akan tetapi KPK rasakan terkejut lantaran keputusan ini ‘aneh bin ajaib’ lantaran berseberangan dengan keputusan hakim PN serta PT (Pengadilan Tinggi). Ke-tiga hakim kasasi memiliki pendapat jika Syafruddin Arsyad Temenggung dipandang dapat di buktikan ‘melakukan tindakan seperti didakwakan kepadanya’,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Selasa (9/7/2019).

Aneh bin ajaib yg disebut Syarif yaitu ketidaksamaan arahan majelis hakim kasasi. Lantaran, keputusan terlepas terdakwa BLBI Syafruddin Temenggung memang tidak bundar lantaran ada arahan tidak sama (dissenting opinion).

Ketua majelis hakim Salman Luthan mengategorikan tindakan Syafruddin jadi pidana. Sesaat hakim anggota Syamsul Rakan Chaniago menyebut tindakan perdata, dan hakim anggota M Askin mengategorikan jadi tindakan hukum administrasi.

“Ke-tiga arahan yg tidak sama begini mungkin baru kesempatan ini berlangsung,” kata Syarif.

Sebelum keputusan terlepas pada tingkat kasasi, Syafruddin Temenggung divonis 13 tahun penjara serta denda Rp 700 juta subsider 3 bulan kurungan pada pengadilan tingkat pertama, yaitu Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Mengenai pada tingkat banding, Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menaikkan vonis Syafruddin berubah menjadi 15 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. Syafruddin dikatakan bersalah dalam penerbitan SKL BLBI buat BDNI.

MA dalam keputusan kasasi menyebutkan Syafruddin Temenggung dapat di buktikan melaksanakan tindakan seperti didakwakan. Namun tindakan itu tidak adalah satu tindak pidana.

“Membebaskan terdakwa oleh sebab itu dari semua tuntutan hukum; Memulihkan hak terdakwa dalam kekuatan, posisi, harkat, dan martabatnya,” demikian amar keputusan kasasi MA.

Ke empat, MA dalam putusannya memerintah biar Syafruddin Temenggung dikeluarkan dari tahanan.

Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Dari Kami, Silahkan Hubungi Langsung Costumer Service Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop, Atau Anda Bisa Langsung Mengisi Data Diri Anda di Form Pendaftaran Dibawah Ini.