Kemenkumham Tangkap Sipir Yang Menghilang Saat Terjadi Kebakaran Lapas Banda Aceh

Dapatkan Bonus 10% Setiap Anda Melakukan Deposit, Bonus Ajak Teman 5%, Bonus Cashback 5% Setiap Minggunya Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Mudah, Hanya di 828bet Agen Judi Terpercaya Sejak 2008

Kemenkumham Tangkap Sipir Yang Menghilang Saat Terjadi Kebakaran Lapas Banda Aceh – Seseorang sipir di Aceh, M Nur diamankan Kemenkumham serta diserahkan ke polisi. Nur menghilang semenjak berlangsung pembakaran Lapas Banda Aceh awal Januari kemarin.

“Ia kita buat jadi DPO semenjak pembakaran Lapas serta saat ini telah kita tahan,” kata Kasat Narkoba Polresta Banda Aceh AKP Budi Nasuha Waruwu, waktu diminta konfirmasi detikcom, Selasa (27/11/2018).

Penangkapan M Nur bermula waktu ia hadir ke kantor Kemenkumham Aceh untuk menghadap Kepala Divisi Pemasyarakatan pada Jumat 23 November lantas seputar jam 15.00 WIB. Maksudnya, supaya Nur bisa kembali berkantor sesudah 11 bulan menghilang.
Saat menghadap itu ia ditangkap. Dua hari berlalu, persisnya Senin (26/11) seputar jam 09.53 WIB, Nur diserahkan ke Satres Narkoba Polresta Banda Aceh. Waktu itu, Nur diantar oleh Kasubsi Keamanan Kemenkumham Aceh.

Waktu dicheck polisi, Nur mengaku dianya sempat memberi sabu pada seseorang narapidana bernama M. Ilyas pada 3 Januari kemarin. Barang haram itu diberikannya sekitar 2x.

“Akan tetapi saat pembakaran Lapas berlangsung, sipir M Nur melarikan diri,” jelas Budi.

Menurut Budi, sebelum Nur ditangkap, polisi telah tangkap beberapa narapidana termasuk juga seseorang sipir yang ikut serta dalam jaringan narkoba di Lapas. Dalam masalah ini, polisi awalannya menciduk sipir bernama Saifullah Khan satu hari selesai Lapas dibakar pada 4 Januari kemarin.

Dalam kontrol, Saiful mengaku menaruh sabu di kamar 13 Lapas. Barang haram itu didapat dari narapidana Syukri alias Adun. Kontrol dengan maraton diselenggarakan. Syukri mengakui mendapatkan sabu dari Tarmizi. Sesaat Tarmizi mendapatkan sabu dari Ilyas.

Nah, Ilyas lah yang memberi tahu polisi bila dianya memperoleh sabu itu dari Nur. Tidak lama selesai masalah pembakaran Lapas itu, Nur dicari polisi. Lokasi-lokasi yang disangka tempat persembunyiannya digerebek. Akan tetapi akhirnya nihil.

“Lalu kita menerbitkan Rincian Penelusuran Orang dengan nomer DPO / 07 / II / 2018/ Sat Resnarkoba pada tanggal 12 Februari 2018 kemarin. Jadi tanda bukti sabu dari M Nur ini ialah 14 paket dengan berat seputar 11 gr. Tanda bukti ini telah kita sita dari Ilyas,” urai Budi.

Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Dari Kami, Silahkan Hubungi Langsung Costumer Service Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop, Atau Anda Bisa Langsung Mengisi Data Diri Anda di Form Pendaftaran Dibawah Ini.