Ke-3 Aktor Masih Dicheck Di Polsek Saradan Madiun

Dapatkan Bonus 10% Setiap Anda Melakukan Deposit, Bonus Ajak Teman 5%, Bonus Cashback 5% Setiap Minggunya Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Mudah, Hanya di 828bet Agen Judi Terpercaya Sejak 2008

Ke-3 Aktor Masih Dicheck Di Polsek Saradan Madiun – Polisi Rimba di Madiun menyelamatkan tiga orang disangka lakukan pembalakan liar. Kayu yang di tebang oleh aktor dari rimba KPH Saradan, yaitu type sonokeling. Oleh polisi rimba ke-3 aktor sudah dilimpahkan ke Polsek Saradan.

“Jadi memang bebar, kami terangkan sekarang ini Polsek Saradan sudah memperoleh pelimpahan masalah pencurian kayu Sonokeling dari Polhutmob Saradan,” jelas Kanit Reskrim Polsek Saradan Ipda Agung Yudhirianto pada wartawan di kantornya Rabu (29/5/2019).

Tiga orang yang ditangkap itu kata Agung masih jalani kontrol berinisial B, S, serta M masyarakat Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Ketiganya lakukan penebangan kayu serta didapati Polisi Rimba Mobil polhutmob, barusan pagi seputar jam 04.00 WIB.

“Yang pasti waktu diamankan, mereka sedang menebangnya,” paparnya.

Ia menjelaskan, sekarang ini ke-3 aktor masih dicheck di Polsek Saradan serta belum dapat memberi info banyak. Tidak hanya menyerahkan aktor, Polhutmob menyerahkan tanda bukti berbentuk delapan batang kayu Sonokeling yang barusan ditebang.

Data yang dikumpulkan satu antara tiga aktor yang diamankan ialah kades di Kabupaten Ngawi. Tetapi, waktu di konfirmasi, Agung menjelaskan belum bisa pastikan sebab sekarang ini ke-3 aktor masih dicheck.

“Sampai sekarang ini kami belum tahu, pekerjaan semasing. Mereka akui kerja swasta,”pungkasnya.

Pengamatan delapan batang kayu sonokeling yang sekarang ini langka serta mempunyai nilai jual tinggi terlihat tergeletak di Polsek Saradan. Kayu sonokeling hasil pembalakan itu berdiameter seputar 50 cm..

Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Dari Kami, Silahkan Hubungi Langsung Costumer Service Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop, Atau Anda Bisa Langsung Mengisi Data Diri Anda di Form Pendaftaran Dibawah Ini.