Kantor Kepresidenan Turki Menyebutkan Komentar Erdogan Sudah Dibawa Keluar Kerangka

Dapatkan Bonus 10% Setiap Anda Melakukan Deposit, Bonus Ajak Teman 5%, Bonus Cashback 5% Setiap Minggunya Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Mudah, Hanya di 828bet Agen Judi Terpercaya Sejak 2008

Kantor Kepresidenan Turki Menyebutkan Komentar Erdogan Sudah Dibawa Keluar Kerangka – Komentar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan masalah teror di dua masjid New Zealand memetik hujatan keras dari Australia. Kantor kepresidenan Turki menyebutkan komentar Erdogan itu sudah dibawa keluar kerangka.

“Beberapa kata Presiden #Erdogan begitu disayangkan sudah dibawa keluar kerangka,” ucap Direktur Komunikasi Kepresidenan Turki, Fahrettin Altun, dalam pengakuannya lewat Twitter, seperti dikutip AFP serta Anadolu Agency, Kamis (21/3/2019).

Dalam pengakuan selanjutnya, seperti diambil Anadolu Agency, Altun menuturkan jika komentar Erdogan ‘merespons manifesto teroris yang menewaskan 50 masyarakat muslim tidak bersalah di Christchurch, New Zealand’ pada Jumat (15/3) kemarin. Aktor bernama Brenton Tarrant (28), seseorang masyarakat Australia, tuangkan pandangan anti-imigran, anti-muslim serta menjunjung tinggi supremasi kulit putih dalam manifesto itu.

“Masyarakat Turki tetap yang sangat menyongsong baik serta jadi tuan-rumah yang ramah buat beberapa pengunjung ANZAC,” tambah Altun, mengacu pada Korps Tentara Australia serta New Zealand yang gugur dalam pertarungan di Gallipoli, Turki tahun 1915-1916 yang lalu, waktu masa Perang Dunia I. Lebih dari 8 ribu tentara Australia gugur waktu itu.

Banyak tentara ANZAC serta keturunan mereka yang lakukan ziarah ke Turki tiap-tiap peringatan ANZAC Day yang jatuh pada tanggal 25 April tiap-tiap tahunnya. Ziarah dikerjakan untuk kembali kenang pengorbanan beberapa tentara yang gugur serta memperingati pertemanan ke-2 negara.

Altun menyebutkan jika manifesto aktor bukan sekedar membidik Erdogan tetapi pun rakyat Turki serta Turki menjadi satu negara, dengan mengacu pada pernyataan-pernyataan anti-Turki di dalamnya. “Waktu (Erdogan) mengemukakan pidato dalam peringatan Canakkale (Gallipoli), ia merangkum pengakuannya dalam kerangka historis masalah serangan pada Turki, di waktu lantas serta saat ini,” terangnya.

Komentar Erdogan yang polemis berkesan bernada mengingatkan masyarakat Australia yang anti-muslim, sama dengan aktor teror masjid New Zealand — jika mereka akan ‘dipulangkan dalam peti jenazah’ bila hadir ke Turki, sama dengan nenek moyang mereka waktu pertarungan Gallipoli.

Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison, mencela keras komentar itu dengan mengatakan ‘sembrono’ serta ‘sangat menyinggung’. PM Morrison bahkan juga mengatakan dianya memperhitungkan ‘seluruh opsi’ dalam membahas jalinan dengan Turki.

Altun mengikutkan terjemahan sah pidato Erdogan yang dipermasalahkan itu. Pidato itu dikatakan Erdogan dalam peringatan 104 tahun pertarungan Gallipoli atau Canakkale pada Senin (18/3) kemarin. “Mereka (yang menyerang kita) masih tetap menguji kesabaran serta kemauan Turki bahkan juga walau seabad sudah berlalu. Nenek moyang Anda hadir serta lihat kita di sini. Lalu beberapa pergi dengan suka-rela, beberapa dalam peti mati,” kata Erdogan waktu itu.

“Bila Anda hadir kesini dengan kemauan yang sama (untuk menginvasi tanah kami), kami akan menanti serta tidak disangsikan kami akan memulangkan Anda sama dengan nenek moyang Anda,” paparnya.

Komentar polemis Erdogan itu bukan sekedar memetik reaksi negatif dari Australia, tetapi pun New Zealand yang mengirim Menteri Luar Negerinya, Winston Peters, ke Turki untuk minta klarifikasi langsung dari Erdogan. Didapati pun jika Erdogan menyiarkan video tindakan teror masjid New Zealand dalam kampanyenya.

Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Dari Kami, Silahkan Hubungi Langsung Costumer Service Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop, Atau Anda Bisa Langsung Mengisi Data Diri Anda di Form Pendaftaran Dibawah Ini.