David Luiz: Chelsea Harus Menderita Sebelum Akhirnya Menang Atas City

Dapatkan Bonus 10% Setiap Anda Melakukan Deposit, Bonus Ajak Teman 5%, Bonus Cashback 5% Setiap Minggunya Dengan Syarat Dan Ketentuan Yang Mudah, Hanya di 828bet Agen Judi Terpercaya Sejak 2008

David Luiz: Chelsea Harus Menderita Sebelum Akhirnya Menang Atas City – Chelsea berikan Manchester City kekalahan pertamanya di Liga Inggris musim ini. Menang 2-0, The Blues menekuni pertandingan yg bikin mereka menanggung derita.

” Itu kompetisi yg hebat. Saya fikir kami bermain hadapi team terpilih di Eropa sekarang. Mereka punyai sejumlah pemain hebat serta bermain dengan sangatlah baik, ” ujar David Luiz selesai membawa Chelsea tundukkan Manchester City 2-0.

Chelsea, yg tengah minggu terus mengalami kekalahan mengagetkan dari Wolverhampton, tadi malam sukses menjungkalkan Manchester City dengan score 2-0. The Blues berubah menjadi club pertama yg bikin The Citizens bertekuk lutut di Liga Inggris musim ini.

Dalam pertandingan di Stamford Bridge itu, Chelsea sesungguhnya tampil inferior. Mereka kalah dalam menguasai bola (39 : 61) , umpan sukses (82 : 88) , keseluruhan tembakan (8 : 14) , serta banyaknya dribel (10 : 19) .

Atas argumen tersebut David Luiz menyebutkan kemenangan yg diterima Chelsea didahului penderitaan.

” Kami mesti menanggung derita namun kami lantas memakai peluang yg kami punyai. Itu berjalan baik, ide yg kami punyai. Kami menggapai sejumlah hasil tidak baik, namun kami coba melakukan perbaikan diri. Semuanya team bermain baik. Kami senantiasa bertarung, namun dengan terus menginjakkan kaki ke bumi, ” lanjut bek tengah asal Brasil itu.

Luiz membuat gol ke dua Chelsea dalam pertandingan itu. Sesaat gol pertama ‘Si Biru’ dilesakkan oleh N’Golo Kante. Chelsea tutup pertandingan dengan kelebihan 2-0 atas Manchester City.

Dapatkan Bonus-bonus Yang Menarik Dari Kami, Silahkan Hubungi Langsung Costumer Service Kami Yang Siap Melayani Anda 24 Jam Nonstop, Atau Anda Bisa Langsung Mengisi Data Diri Anda di Form Pendaftaran Dibawah Ini.